Kamis, 25 Oktober 2012

"INDONESIA TUTUP BUKU." Catatan Revolusi Kedewatan_ iedul Buddha.


“INDONESIA TUTUP BUKU.”
(Pertanggal: Jum’at Pon. 29 Pasa 1945 Surajawa Pukul. 10.10., Wib)
(Dirgahayu RI Ke-67, 17 Agustus 2012 Masehi)
(Catatan Revolusi Kedewatan_ iedul Buddha.)
(Karya: Ahmadalfaqir. Tatang Revan Affandie, S. Pop. Saja[h.]_Karawang.)
(Blog: tatang.afandi590@gmail.com / Blogger: spirit of Tatang )

“Menyongsong Indonesia Raya Madani 2020.”
[ Demi Suasana Penyelenggaraan Negara Negeri Indonesia yang lebih Baik diesok hari, maka Seniman Sdr. Sujiwo Tejo dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI  (Seniman Budayawan) Sdr. Permadi harus dijadikan tumbal_ dipotong lehernya putus di Keadaan waktu ini sebagai Pengejewantahan dari Galur Sacral Langen Budaya Wayang Purwa Sunan Kalijaga_ “ Kanoman dadi tumbal Perang Brata Yudha. Kidalang. Haji. Anom Rusdi_ Indramayu.” Yaitu sebagai Persembahan Untuk Sang. Batara Kala, sebagai Jawaban Penegas dari Lakon Galur Sacral Jati Swara Wayang Purwa Sunan Kalijaga_ “Batara Kala Njaluk Bulkhak._ Kidalang. Amudi Nata Swara_ Cirebon.” Sebagai Penegas dari Laku Penegas dari Kitab Suci Al-Qur’ar Surat Alkautsar ayat 2_Wa[n]har !,  dan Surat Al-Baqoroh ayat 124_,Faata[m]ahu[n]a !.,  Maka untuk Hal ihwal ini harus ditunaikan untuk Indonesia yang lebih baik, yaitu Negara sampai pada tujuan akhirnya sampai pada Mewujudnya Suatu Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Terimalah dengan Penuh Rasa Ridho dan Penuh Rasa Ikhlas atas Keadaan hal ihwal ini ( Nubuat_ red_ Sumber: Wangsit Wahyu Keprabon_ red), dan Kepada kedua Subjek  yang di maksud adalah sebagai Penegas dari bentuk  Tanggung jawab atas sebuah Pekerjaan.
sebagai Pertanggung jawaban atas suatu Pekerjaan_
 ( Sdr. Sujiwo Tejo_ Pekerjaan Seni, dan Sdr. Permadi_ Pekerjaan Pejabat Publik.)

Kedua Orang yang dimaksud dipotong lehernya dengan Sacral, kemudian_
1.      Kepala Sdr. Sujiwo Tejo ditanam di Halaman depan Gedung Istana Negara_ Jakarta,

2.      Kepala Sdr. Permadi ditanam di Halaman depan Gedung MPR RI_ Jakarta.

Sebagai Penegas Laku dari Laku taun Wolu wawu Kapitu_ Sacral: TAMMAT, TABBAT.
(Konsekwensi Masa Habisnya Penanggalan Surajawa (1)_ Sacral: TAMMAT.)
(Hakekat Derajat Angka tujuh (7) dipotong Lehernya Berdarah Merah Mentanah_ Sacral.)

Dan hal ihwal ini untuk dijadikan Perhatian Bagi Rakyat Indonesia yang Bodoh dan Goblog yang tidak ada Coret Galur Kepemimpinan (Galur Dasar_ red.) tidak boleh Menjadi Pejabat Publik apalagi Menjadi Pemimpin Publik di Negara Indonesia ini, karena inilah Penyebab dari Lambatnya Fungsi Negara sampai pada tujuannnya yang Akhir yaitu Negara menjadi tempat tinggal bagi Rakyatnya yang penuh dengan Sejahtera Sentausa.

Penegas Dari Kitab Suci Al-Quran Karim Surat Alkautsar ayat 2, dan Surat Al-Baqoroh ayat 124:_
Tunaikan dan Laksanakan dengan segera, maka Segerakanlah_ dan Laksanakan !!!.,,,
(Untuk Subjek Yang dimaksud Khendak Memotong Putus Lehernya sendiri atau Butuh Sang Algojo ???.)

Pelaksanaan: _
hal ihwal ini harus disegerakan terhitung sejak Hari Riyaya Raya Agung_ Jumat Pon. 10 Besar 1945 Surajawa Pukul. 10.10., WIB, bertepatan dengan Jum’at. 10 Dzulhijah 1433 Hijriyah dan 26 Oktober 2012 Masehi, Tunaikanlah !!!., demi Kebaikan Negeri ini. (jayabaya 8_red/2012 Sacral. Sujiwo Sutejo.)
(Aku yang datang atas Untuk Kaum kalian dalam hal  Menunaikan tugas, /Revan Affandi_Hp. 0856 1366 857)
(yang selain dua orang terserbut diatas jangan Pernah Menggunakan Nomor diatas_ Konfirmasi .)

Materi Penjelas Sebab Musabab tentang hal ihwal :
Baca Materi dasar Hukumnya pada Catatan Revolusi Kedewatan_ iedul Buddha,
 di Blog: tatang.afandi590@gmail.com / Blogger: spirit of Tatang _ berlaku untuk Umum, Baca !)
Hal ihwal ini harus diketahui oleh Rakyat Indonesia dan Para Penyelenggara Negara_ Hajat Besar.

Sampaikanlah Kepada Saudara Kerabatmu yang lain sebgai Berita Besar_
 Penegas dari Qs.Annaba: 2_Berita Besar.
“Misi: Action success_ iedul Buddha_
“Menggapai Negeri Istana Kemerdekaan abadi,”
“Revolusi Kedewatan_ iedul Buddha.”
 GUGAT KEDEWATAN_
“Indonesia Raya_ Negeri Toyyibatunnwarobbunnghofuur_ 2020.”

(Baca tulisan (“Kutipan dari tulisannya”) Sdr. Sujiwo Tejo di Akun Facebook: Sujiwo Tejo, 6 Oktober 2012_ Tentang: “Menyongsong Ramalan Kedelapan Jayabaya_ Sujiwo Tejo.)
(Akun Facebook Sujiwo Tejo dengan Foto Profil dibawah ini:)

("Menyongsong Ramalan Kedelapan Jayabaya_ tulisan Sujiwo Tejo." Baca !)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar